Sistem Perkawinan Ayam Bangkok

Sabung Ayam Online – Ayam bangkok merupakan salah satu jenis ayam aduan yang sangat populer dikalangan para bebotoh sabung ayam. Ayam bangkok adalah ayam aduan yang berasal dari Thailand yang dipopulerkan di indonesia. Ayam bangkok sendiri memiliki kualitas yang tidak perlu dipertanyakan lagi. Karena kualitas tarung dan kepopuleran ayam ini, membuat ayam bangkok memiliki nilai jual yang tinggi dibandingkan jenis ayam lainnya. Pada kali ini kita akan membahas sistem perkawinan ayam bangkok.

Mengetahui 4 Sistem Perkawinan Ayam Bangkok

Sistem Perkawinan Ayam Bangkok

Agar kita dapat menjadi peternak ayam bangkok yang sukses, kita harus memiliki pengetahuan mengenai sistem perkawinan ayam bangkok yang benar. Ini karena perkawinan merupakan langkah bagi kita untuk mengembangbiakkan ayam bangkok yang kita miliki. Pada dasarnya memang ayam bangkok dapat melakukan perkawinan tanpa harus dicampur tangankan manusia. Namun dalam kasus ini kita sebagai peternak harus memiliki ilmu mengenai perkawinan tersebut agar ayam bangkok dapat lebih produktif.

Dalam beternak ayam bangkok, sangat berbeda dengan beternak ayam jenis lain. Ini karena semakin berkualitasnya suatu ayam bangkok, maka akan semakin tinggi juga nilai jual ayam tersebut. Maka dari itu pengetahuan mengenai sistem perkawinan dan jenis ayam sangat dibutuhkan untuk pengembangbiakkan ayam bangkok. Ciri indukan dan pejantan ayam bangkok juga sangat berpengaruh pada anakan yang akan dihasilkan nantinya.

1. Stud Mating

Stud mating merupakan sistem perkawinan yang menggunakan 1 indukan pejantan dan 1 indukan betina. Yang menjadi kelebihan dari sistem ini adalah kualitas telur yang dihasilkan akan lebih terjamin. Namun perlu diperhatikan bahwa jika kita memiliki ternak dalam skala yang besar, sistem ini kurang cocok. Ini karena akan membuat kita terlalu menggunakan banyak ayam jantan dalam proses perkawinan tersebut.

2. Pen Mating

Pen mating adalah sistem perkawinan menggunakan 1 pejantan dan 4-5 induk betina. Kelebihan yang ditawarkan sistem ini adalah akan mempercepat proses budidaya ayam. Dengan sistem ini, ayam pejantan yang digunakan juga tidak terlalu banyak. Sistem ini juga memiliki kelemahan yaitu terdapat salah satu induk betina yang akan terintimidasi karena kalah dalam persaingan dengan betina ayam lain atau juga tidak disukai ayam jantan.

3. Inseminasi Buatan (IB)

Inseminasi buatan merupakan sistem perkawinan modern yang menggunakan teknologi khusus. Sistem ini bekerja dengan menyuntikkan sel sperma ayam jantan ke ayam betina dengan dibantu oleh manusia. Namun sayangnya sistem ini kurang efektif untuk digunakan ke ternak ayam bangkok.

4. Flock Mating

Flock mating adalah sistem perkawinan dengan menggunakan sejumlah ayam pejantan dan induk betina. Kelebihan dari sistem ini adalah telur yang dihasilkan lebih bervariasi. Namun sistem ini kurang cocok dengan ternak ayam bangkok karena pejantan ayam bangkok akan berkelahi bila digabungkan dalam 1 kandang dengan pejantan lainnya.

Sekian pembahasan sistem perkawinan ayam bangkok yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Untuk kalian yang gemar bermain sabung ayam online, kalian dapat mengunjungi situs kami di 12onlinegaming untuk menikmati permainan S128 dan SV388.

promo sabung ayam online

 

Baca juga : Teknik Kawin Silang Pada Ayam Aduan