Cara Budidaya Ayam Batik

Sabung Ayam Online – Tidak hanya ayam aduan saja, sekarang ini banyak juga masyarakat yang mulai terjun untuk beternak atau budidaya ayam hias. Ini karena ayam hias memiliki keunikan dan daya tariknya tersendiri bagi para penghobi ayam hias. Salah satu ayam hias yang digemari adalah ayam batik. Dalam budidaya ayam hias sendiri sebenarnya gampang-gampang susah. Pada artikel kali ini kita akan membahas cara budidaya ayam batik.

Mengetahui Tips Budidaya Dan Ternak Ayam Batik

Cara Budidaya Ayam Batik

Ayam batik atau yang juga dikenal dengan nama ayam sebright merupakan ayam yang berasal dari negara Inggris. Ayam batik ini ditemukan oleh seorang bernama Sir John Sebright. Ciri khas dari ayam ini adalah corak warnanya yang sangat unik dan indah. Pada bulu ayam ini terdapat kombinasi warna putih hitam yang menyerupai batik. Bentuk fisik dari ayam batik mungil seperti ayam kate. Meski berukuran mungil, ayam batik memiliki produktivitas yang cukup tinggi. Untuk kalian yang ingin mengetahui cara budidaya ayam batik, dibawah ini adalah penjelasannya.

1. Membedakan Jenis Kelamin Ayam Batik

Pertama kita harus bisa membedakan antara ayam batik jantan dan ayam batik betina. Caranya adalah dengan melihat pial atau jengger dari ayam batik dan dapat juga dilihat dari postur tubuhnya yang lebih besar. Ayam batik jantan tentu memiliki jengger yang berukuran lebih besar dan ukuran tubuh yang juga lebih besar dari betina.

2. Makanan 

Dalam pemberian pakan untuk ayam batik juga tidak boleh sembarangan seperti memberi pakan ke ayam kampung. Pemberian pakan untuk ayam batik, terutama untuk yang sedang bertelur biasanya diberikan jagung giling, tepung ikan, bekatul atau ampas kedelai. Pakan tersebut dapat membantu ayam batik menghasilkan telur berkualitas.

3. Sistem Reproduksi Ayam

Ayam batik biasanya mulai bereproduksi pada umur 6 bulan keatas. Umumnya ayam akan bertelur pada sekitar umur 8 bulan. Di awal ayam ini bertelur biasanya belum bisa ditetaskan, telur baru dapat ditetaskan saat ke 2 kalinya ayam ini bertelur. Namun hal ini tidak berlaku untuk sebagian ayam. Ayam betina terkadang kesulitan untuk melakukan penetrasi dengan ayam jantan karena tubuhnya yang kecil.

Maka dari itu biasanya dilakukan sistem kawin bergilir, yaitu setiap 2-3 kali sehari ayam jantan digilir dalam satu kandang lalu dipindahkan ke kandang lainnya.

4. Produktifitas Ayam

Ayam batik memiliki kelebihan dalam hal produktifitas telur. Ayam ini mampu menghasilkan 8-15 telur dalam 1 periode. Untuk itu jika kita ingin memaksimalkan produktifitas ayam batik, kita dapat menempatkan induk ayam batik yang sudah dibuahi di kandang baterai. Setelah itu dalam satu periode dapat dikembalikan ke kandang umbaran bersama ayam jantan. Hal ini dapat membuat kita mengamati tanda-tanda ayam yang telah kawin saat memasuki masa bertelur.

Jika kita ingin tetap menggunakan induk ayam untuk mengerami telurnya, kita perlu membatasi jumlah telur yang dierami. Ini karena tubuhnya yang mungil tidak dapat mengerami semua telurnya. Kita dapat menitipkan telur tersebut ke indukan lainnya atau menggunakan mesin tetas.

Sekian pembahasan mengenai cara budidaya ayam batik. Semoga bermanfaat.

Untuk para botoh yang gemar bermain sabung ayam online, kalian dapat mengunjungi situs kami di 12onlinegaming untuk bermain sabung ayam online S128 dan SV388.

promo sabung ayam online

 

Baca juga : Cara Budidaya Ayam Ketawa